PINGIN PUNYA ANAK YANG ALIM / KYAI? INI RESEPNYA YANG SUDAH TERBUKTI MAQBUL !!

Siapa sih yang gak pingin punya anak sholeh yang jadi ulama?….

Jika punya cita² pingin punya anak yang alim, mangga ini kiat cesplengnya yang dinukil dari kitab تعليم المتعلم / Ta’lim Muta’allim.

Terjemahan bebasnya :
“barang siapa yang kepingin punya anak alim hendaklah dia senantiasa memulyakan, menghormati dan menghadiahi sesuatu kepada para ulama. Kalau tidak anaknya yang jadi alim, ya cucunya yang jadi alim.

Ini adalah resep yg manjur dan maqbul sudah terbukti.(١)

Memang benar Wahai Sahabat Zawiyyah, resep itu kayaknya sudah jadi semacam qo’idah dikalangan dunia Pesantren, walaupun sekarang sudah cenderung dilupakan atau diabaikan.

resep ini sudah dibuktikan oleh banyak orang tua, tak terhitung banyaknya yang sudah membuktikan resep ini sejak berabad abad yang lampau.

Diantara contoh²nya :

~ Seorang tukang pembuat & penjual kue halwa’ (حلوانى / halwani, dalam bahasa arabnya) yang miskin berkat saking tawaddlu’ dan senang memulyakan dan memberi (walaupun ala kadar semampunya) kepada Para Ulama sambil memohonkan doa untuk anaknya kepada para ulama tsb. Hingga oleh Alloh beliau dianugerahi anak yang menjadi ulama besar yang bergelar Syamsul a’immah yaitu Syaikh Al Halwany !!.(٢)

~ Siapa yang tidak tahu imam Al Ghozaly….seorang ulama besar dunia yang alim yang luar biasa, mutabahhir (‘nyegoro’ dalam bhs jawa) ilmunya hampir dalam semua fan ilmu, bergelar Hujjah (Hapal 300.000 ribu Hadist lengkap dengan sanadnya), kitabnya Ihya’ ‘Ulumuddin dibaca dan dipelajari diseluruh dunia, bisa dikatakan semua Ulama dan Auliya’ ( Jamak dari Waliyulloh ) dari berabad² yang lalu sampai sekarang dapat dipastikan pernah ngaji kitab ini, beliau hanyalah putra seorang pemintal benang !! (غزال /ghozal bhs arabnya).

Berkat ayah beliau yang sholeh tsb yang saking senangnya memulyakan para Ulama’, senang hadir dalam majelis pengajian² para Ulama’, senang memberi sesuatu pada para Ulama’ ala kadar beliau, sambil selalu memohon pada Alloh untuk dianugerahi anak yang bisa seperti para ulama’² tsb (beliau dianugerahi 2 orang putra yaitu Imam Muhammad al Ghozaly diatas dan Adik beliau Ahmad al Ghozaly, dua²nya sama² Ulama Besar dan Wali !).(٣)

~ Gak usah jauh², ceritanya orang² tua /mbah² kita dulu kenapa banyak yang jadi ulama/kyai² karena orang² tuanya dulu ‘hobi’nya seperti itu, bisa kita telusuri itu.

Karena itu mangga Sahabat Zawiyyah bareng² kita amalkan resep tersebut insya Alloh cespleng kalo memang pingin putranya jadi orang alim.

Yaahh, siapa sih yang gak seneng punya anak yang jadi Ulama??…

Orang² dulu klo liburan itu seneng ngajak anak²nya sowan / ziaroh ke kyai², baik yang masih hidup ataupun yang udah meninggal,

Bukan seperti orang sekarang, yang kebanyakan liburannya sowan ke mall² & tempat rekreasi saja….

Saatnya sekarang kita ubah, kita harapkan dan upayakan agar mendatang akan muncul generasi² baru Ulama lagi.

Mudah²an kita bisa mengamalkan resep diatas dan Alloh mengijabahi keinginan kita. Aamiin x3.

Iklan

komentar sahabat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s