Keutamaan Makan Semangka

Diantara buah favorit Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam adalah semangka. Imam Abu Daud rahimahullah meriwayatkan:

ﻛَﺎﻥَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ : ” ﻳَﺄْﻛُﻞُ ﺍﻟْﺒِﻄِّﻴﺦَ ﺑِﺎﻟﺮُّﻃَﺐِ ﻓَﻴَﻘُﻮﻝُ : ﻧَﻜْﺴِﺮُ ﺣَﺮَّ ﻫَﺬَﺍ ﺑِﺒَﺮْﺩِ ﻫَﺬَﺍ، ﻭَﺑَﺮْﺩَ ﻫَﺬَﺍ ﺑِﺤَﺮِّ ﻫَﺬَﺍ
“Rasulullah shallallahu alaihi wasallam-sering makan semangka disertai ruthab. Kami memecah panasnya ini (kurma muda) dengan dinginnya ini (semangka) dan dinginnya ini (semangka) dengan panasnya ini (kurma muda).” (Sunan Abu Dawud hadits no: 3836).

Ibnu Qayyim al-Jauziyah rahimahullah berpendapat bahwa yang dimaksud dengan Al-Biththikh (semangka) adalah semangka berkulit hijau (bukan melon yang di dalam bahasa Arab juga disebut dengan nama yang sama, yakni Al-Biththikh). Buah ini lebih cepat dicerna oleh lambung daripada buah ketimun dan wortel. Di samping itu, ia juga cepat mengalami perubahan ketika bercampur dengan zat-zat lain di dalam lambung. Buah ini sebaiknya dikonsumsi sebelum makan. Menurut sebagian dokter, mengkonsumsi semangka sebelum makan dapat membersihkan perut dan menjauhkan dari penyakit. Menurut Al-Baghdadi, semangka agak dingin dan sejuk, sedangkan blewah (semangka belanda) sedikit lebih panas.

Kedua jenis semangka tersebut mudah dicerna dan dapat memperlancar jalannya air seni. Getahnya dapat dimanfaatkan menghilangkan jerawat muka, sedangkan bijinya dapat digunakan untuk menyembuhkan batu ginjal dan kista. Perlu diketahui bahwa terlalu banyak makan semangka setelah makan, dapat menyebabkan timbulnya gangguan pencernaan, sehingga mengkonsumsi semangka sebaiknya dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama setelah makan atau sebelum makan.

Mufti Hadramaut al-Imam as-Sayyid Abdurrahman Bin Muhammad Bin Husain Bin Umar al-Masyhur Ba’alawiy al-Husainiy radhiyallahu anhu dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin Fi Fatawa Ba’dh al-Aimmah Minal Ulama al-Muta’akhirin halaman: 551, mengutip dari kitab al-Barakah karya Imam al-Hubaiysyiy tentang keutamaan makan semangka:

ﺗﻔﻜﻬﻮﺍ ﺑﺎﻟﺒﻄﻴﺦ ﻭﻋﻀﻮﻩ ﻓﺈﻥ ﻣﺎﺀﻩ ﺭﺣﻤﺔ ﻭﺣﻼﻭﺗﻪ ﺣﻼﻭﺓ ﺍﻟﺠﻨﺔ ، ﻓﻤﻦ ﺃﻛﻞ ﻟﻘﻤﺔ ﻣﻨﻪ ﻛﺘﺐ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻪ ﺳﺒﻌﻴﻦ ﺃﻟﻒ ﺣﺴﻨﺔ ﻭﻣﺤﺎ ﻋﻨﻪ ﺳﺒﻌﻴﻦ ﺃﻟﻒ ﺳﻴﺌﺔ ﻭﺭﻓﻊ ﻟﻪ ﺳﺒﻌﻴﻦ ﺃﻟﻒ ﺩﺭﺟﺔ
Artinya: makanlah buah semangka, gigitlah waktu memakannya karena airnya merupakan rahmat, rasa manisnya manis dari surga. Siapa yang makan satu suapan dari semangka, maka Allah Taala berikan baginya 70 ribu kebaikan dan Allah hapuskan 70 ribu dosa serta diangkat 70 ribu derajat.

al-Imam as-Sayyid Abdurrahman Bin Muhammad al-Masyhur merupakan Seorang ulama yang diberi julukan sebagai Allaamah Hadhramaut, Faqih Hadhramaut, Rais Hadhramaut, Abu Tarim dan beragam lain laqab kemuliaan dan penghormatan.Beliau dilahirkan di Kota Tarim pada 29 Sya’ban 1250 Hijriyah. Beliau wafat pada hari Jumaat, 15 Shafar 1320 Hijriyah dan dimakamkan pada kesokan harinya. Beliau dimakamkan di permakaman Zanbal setelah shalat jenazahnya diimamkan oleh putra beliau, Habib Ali bin `Abdur Rahman al-Masyhur.

Iklan

komentar sahabat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s