MANUSIA YANG TIDAK DAPAT MELIHAT WAJAH RASULULLAH SAW DI HARI KIAMAT KELAK

Sayidatuna Aisyah ra meriwayatkan: “Aku pernah menjahit baju di kamarku, tiba-tiba lampu padam, bilik menjadi gelap dan jarum terjatuh.

Ketika aku coba meraba-raba mencari jarum itu, tiba-tiba Nabi SAW datang kepadaku dari pintu kamar.

Demi Allah yang tiada Tuhan selainnya, sesungguhnya menjadi terang setiap penjuru kamar dengan cahaya wajah Baginda sehinggalah aku dapat menemukan kembali jarumku, kerana cahaya yang terpancar dari wajah beliau.

Kemudian aku menghadap kepadanya, lalu aku berkata: “Engkau lebih mulia daripada ayah dan ibuku wahai Rasulullah. Sungguh terang cahaya wajahmu” .

Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam berkata: “Wahai Aisyah, rugi besar kepada siapa saja yang tidak dapat melihatku pada hari Kiamat” .

Aku bertanya: “Siapakah yang tidak dapat melihatmu pada hari Kiamat wahai Rasulullah? .

Baginda Nabi menjawab: “Rugi besar kepada siapa saja yang tidak dapat melihatku pada hari Kiamat.

Aku (Aisyah) bertanya lagi: “Siapakah yang tidak dapat melihat engkau pada hari Kiamat wahai Rasulullah? .

Baginda menjawab: “Mereka yang ketika namaku disebut di sisi mereka, mereka tidak bersholawat ke padaku”. (HR. Ahmad dan Tirmizi) .

Mari kita bersholawat kepada Nabi kita tercinta Sayyiduna Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam..

Iklan

komentar sahabat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s