KISAH SEORANG PEMERKOSA & ISTIQOMAH!

Suatu hari masuklah seorang penjahat ke sebuah rumah, lalu didapatilah penghuninya seorang wanita solehah yg taat beribadah. Terpikat kecantikannya, serta merta timbullah niat jahat lalu si penjahat tsb ingin memperkosa perempuan solehah tersebut.
Karena keilmuannya yg tinggi, perempuan tsb tidak serta merta menyerahkan tubuhnya kepada sang penjahat, tapi menawarkan sebuah opsi: dia menyuruh si penjahat buat shalat berjamaah selama 40 hari dan kembali lagi menemui dirinya jikalau berhasil melewati waktu yg ditentukan, lalu terserah si penjahat mau diapakan dirinya!
Waktu pun berjalan, si pemuda yg bertekad menyelesaikan perintah perempuan solehah tsb kini menghabiskan hari buat beribadah & senantiasa membiasakan diri berjamaah di Masjid.
Dia membayangkan mendapatkan perempuan cantik di sisinya bagaikan sebuah kesempatan yg takkan terulang.
Lalu apa yg terjadi… makin menuju hari hari di ujung waktu yg ditetapkan, lewat separuh waktu… si pemuda itu makin merasakan nikmatnya beribadah & mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Tak ada lagi nafsu jahat buat menggauli tubuh perempuan solehah tsb.
Yg ada adalah dia malah mengingat niat jahat & maksiat tsb bagaikan sebuah dosa besar yg harus dibayar dgn pertaubatan.
Syahdan si pemuda penjahat tsb berhasil melewati perjanjian 40 hari tsb, lalu menyesali perbuatannya kpd perempuan solehah tsb!

/Materi Maulid Arbain di Kampung Jamalulail 19 Ilir, Senin 5 Desember 2016, penceramah Habib Muhammad Bagir (Ternate)

📌 Istiqomah (Dari An Nawawi: tetap dalam ketaatan /Kitab Riyadusshalihin, jadi istiqomah mengandung pengertian bahwa: “Tetap dalam ketaatan dan di atas jalan yang lurus dalam beribadah kepada Allah SWT”) akan sebuah perbuatan yg baik (yg semula diawali dgn niat buruk) bisa membuat atau membelokkan niat yg buruk tsb menjadi kebaikan.
Seperti kisah tadi si penjahat akhirnya menemukan pertaubatan setelah istiqomah dlm rangkaian ibadah 40 harinya.
Banyak ditemukan orang2 Soleh yg istiqomah jika sudah mendapatkan nikmat beribadah & tak akan bisa digantikan dgn apapun kenikmatan di dunia ini.
Semoga kita senantiasa istiqomah di jalan Allah SWT… aamiin bi’idznillah!

Iklan

komentar sahabat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s