Adab-adab Ke Kamar Kecil (WC).

1. Membaca Doa.

Dalam Shahih Bukhari Muslim dari Anas ra. bahwa Rasulullah saww. disaat memasuki kamar mandi (WC), maka beliau mengucapkan doa berikut :

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ

ALLAHUMMA INNII A’UUDzUBIKA MINAL KhUBUTsI WAL KhABAAITs(I).

Artinya: Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari godaan syetan laki-laki dan syetan perempuan. (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Mendahulukan kaki kiri ketika masuk kamar mandi.

3. Menggunakan alas kaki, sangat dianjurkan.

4. Dianjurkan memakai tutup kepala ketika di kamar mandi, agar syetan tidak mengotori dengan najis.

5. Jangan berbicara atau bernyanyi-nyayi ketika berada di dalam kamar mandi.

Dari Jabir bin Abdillah Radhiyallahu Anhu’ bahwa Rasulullah saww. bersabda : Bila dua orang diantara kamu buang air, hendaklah saling membelakangi dan jangan berbicara, Karena sesunguhnya Allah murka akan hal itu.

6. Disunnahkan berdehem tiga kali ketika selesai buang air kecil bagi perempuan, juga mengurut alat kelaminnya dari pangkal keujung bagi laki-laki, agar semua kotorannya keluar.

7. Tidak boleh menghadap atau membelakangi kiblat ketika Buang air kecil dan buang air besar.

Dari Abu Hurairah ra. bahwa Rasulullah saww. bersabda : Bila kamu mendatangi tempat buang air, janganlah menghadap kiblat atau membelakanginya. (HR. Bukhari dan Muslim)

8. Tidak boleh menjawab salam ketika berada di dalam kamar mandi.

9. Tidak boleh membawa atau membaca lafadz Allah swt dan Nabi Muhammad saww. atau ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits ke dalam kamar mandi.

10. Tidak boleh mandi berduaan di dalam kamar mandi, kecuali suami istri.

11. Tidak boleh makan dan minum ketika berada di dalam kamar mandi.
Adab-adab Ke Kamar Kecil (WC).

12. Berhati-hatilah dengan percikan najis (seperti terkena muncratan air seni ke celana/pakaian).

Rasulullah saww. pernah bersabda: Bahwa kebanyakan siksa kubur disebabkan karena tidak berhati-hati ketika beristinja.

13. Memakai tabir penghalang/penutup kamar mandi, agar tidak terlihat orang lain.

Rasulullah saww. bersabda: Bila kamu buang air hendaklah beristitar (menutup tabir), Bila tidak ada tabir maka menghadaplah ke belakang. (HR Abu Daud dan Ibnu Majah)

14. Kalau sudah selesai segeralah keluar dan jangan berlama lama menetap di dalamnya, karena kamar mandi/wc adalah tempat setan dan kotoran sehingga tempat seperti itu tidak di anjurkan untuk berlama lama berada di situ.

15. Mendahulukan kaki kanan ketika keluar kamar mandi.

16. Membaca doa setelah keluar kamar mandi.

Hadits Shahih dalam kitab Abu Dawud dan Imam At-Tirmidzi, Bahwa Rasulullah saww. mengucapkan doa berikut ini saat beliau keluar dari kamar mandi:

غُفْرَانَكَ
اَلْحَمْدُ الِلّهِ الَّذِيْ أَذْ هَبَ عَنِّى اْلأَذَاى وَعَافَانِيْ

GhUFROONAKA, ALHAMDULILLAHIL LADzII ADzHABA ‘ANNIL ADzAA WA’AAFAANII.

Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan kotoranku dan membuatku sehat, aku memohon Pengampunan-Mu.

komentar sahabat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s