Imam Syafi’i

Diceritakan oleh Al-Qutbub Al-Imam Ahmad bin Hasan Al-Attas bahwa perkenalan Imam Malik bin Anas dengan Imam Syafi’i bermula ketika Imam Syafi’i menghadiri majelis Imam Malik bin Anas di Madinah, beliau duduk di paling belakang. Saat itu Imam Malik sedang mendiktekan 18 Hadits, dan beliau melihat Imam Syafi’i sedang sibuk menulis Hadits yang didiktekan dirinya dengan jari-jarinya (bukan dengan tinta) ke telapak tangannya.
Imam Malik yang terkenal sangat memuliakan Hadits Rasulullah sehingga beliau akan memarahi orang yang berlaku tidak adab ketika dibacakan Hadits Rasulullah lalu memanggil Imam Syafi’i. Setelah menanyakan nama dan tempat asalnya, Imam Malik bertanya, “Aku melihat engkau bermain-main dengan telapak tanganmu ketika Hadits Rasulullah sedang dibacakan.”
Imam Syafi’i yang kala itu masih berusia belasan tahun menjawab, “Tidak guru. Tadi aku menulis 18 Hadits yang engkau diktekan dengan jariku ke telapak tanganku. Jika engkau berkenan, aku akan membacakan ke-18 Hadits yang engkau diktekan tadi.” Imam Syafi’i lalu mendiktekan 18 Hadits tersebut hingga membuat Imam Malik takjub dan berkata, “Wahai Muhammad (nama Imam Syafi’i), bersyukurlah kepada Allah. Sungguh engkau akan menjadi orang Alim.” Maka di kemudian hari terbuktilah apa yang dikatakan Imam Malik ini.

komentar sahabat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s