Pemakaman Zambal.”

12472457_930770567043391_6535484142752845917_n

Di pemakaman Zambal banyak dimakamkan para Auliya’ Allah dan orang shalih dari keturunan Baginda Rosulullah SAW yang tidak terhitung jumlahnya. Di pemakaman ini pula, terdapat makam beberapa para sahabat Nabi.

1. Sayyidina Faqih Almuqoddam
Aturan berziarah ke Zanbal diawali dengan berziarah ke makam Sayyidina Faqih Almuqoddam Muhammad bin Ali Ba’alawy. Dalam hal ini, Syekh Ahmad bin Muhammad Baharmi r.a berkata, “Aku bermimpi melihat Sayyidina Abu Bakar dan Sayyidina Umar berziarah di pemakaman Zanbal. Dalam mimpi itu mereka berkata kepadaku, “Jika engkau ingin berziarah, maka yang pertama kali diziarahi adalah Al Faqih Muqoddam Muhammad bin Ali Ba’alawy”.
Sebagian kaum shalih mengatakan barangsiapa yang berziarah kepada orang lain sebelum berziarah kepada Al Faqih Muqoddam Muhammad bin Ali Ba’alawy, maka batallah ziarahnya. Baru setelah itu berziarah ke makam Ayah Beliau dan Putra Beliau, Habib ‘Alwy al Ghoyyur.

2. Alhabib Muqoddam Tsani Alhabib Abdurrahman Assegaf dan ayah beliau Habib Muhammad Maula Dawilah.
Beliau memiliki 13 orang anak, keseluruhannya menjadi Auliya’ Allah. Beliau teramat sangat terkenal, Beliau meneladani cara hidup para leluhurnya baik dalam usahanya menutup diri agar tidak dikenal orang lain, maupun dalam hal – hal ibadah. Beliaulah yang menurunkan beberapa imam besar di zamannya.
Setiap malamnya, Beliau selalu beribadah, bertafakkur, dan menyendiri di sebuah lembah di sepertiga malam terakhir.
Setiap hari, Beliau mengkhatamkan Al Qur’an dua kali khotmah di pagi hari, dan dua kali khotmah di malam hari. Semakin lama semangat Beliau bertambah hingga mampu mengkhatamkan empat kali khotmah di pagi hari, dan empat kali khotmah di malam hari. Bahkan disebutkan Beliau hampir tidak pernah tidur.
Bagaimana seseorang dapat tidur, jika miring ke kanan melihat surga, dan jika miring ke kiri melihat neraka?
Selama satu bulan, Beliau menyendiri di makam Nabiyullah Hud a.s dan selama itu Beliau tidak makan kecuali hanya segenggam roti yang terbuat dari gandum.

3. Kemudian berziarah ke makam paman Sayyidina Faqih, yaitu Habib Ali bin Alwy Kholi’ Qosam
Beliau tinggal di daerah Qosam. Setiap sholat saat mengucapkan salam kepada Rosulullah SAW dalam tahyat, Beliau selalu mendengar jawaban langsung dari Rosulullah SAW “wa’alaika salam Yaa Syekh” dan sampai sekarang banyak orang – orang yang masih mendengar jawaban tersebut di masjid Beliau yang terletak di kota Qosam.

4. Lalu dilanjutkan berziarah kepada Habib Muhammad bin Hasan Jamalullail
Beliau dijuluki Jamalullail yang berarti keindahan malam, karena Beliau senantiasa bangun di malam hari untuk beribadan kepada Allah.

5. Kemudian dilanjutkan berziarah ke Alhabib Umar al Muhdhor dan Habib Ali bin Abi Bakar Assakran.
mereka adalah putra dari Alhabib Abdurrahman Assegaf.
Alhabib Umar Muhdhor termasuk seorang wali yang dicemburui oleh Allah, bahkan lahan pertanian Beliaupun dijaga oleh Allah SWT. Setiap ada burung yang masuk dan ingin memakan tanaman dari kebun Beliau, seketika itu burung tersebut mati.
Dan selama masa hidup Beliau, akhlaq di kota Tarim begitu terjaga. Bahkan tidak ada seorangpun dari penduduk kota Tarim yang berani mengeraskan suara mesin motor, dari kewibawaan Beliau. Sehingga Beliau berkata, “barangsiapa masuk ke kota Tarim dan tidak beradab didalamnya, maka aku akan menggantungnya diantara langit dan bumi”.
Begitu pula dengan saudara Beliau, Alhabib Ali bin Abu Bakar Assakran, Beliau dijuluki Assakran yang berarti mabuk atau tidak sadarkan diri, karena Beliau teramat sangat menikmati dalam beribadah kepada Allah, sampai – sampai Beliau mabuk di dalam munajatnya kepada Allah SWT.

6. Kemudian menuju ke qubah Syekh Abdullah Alaydrus
Beliau adalah seorang wali quthub, dan guru dari Alhabib Abdullah Alhaddad yang mana qubah antara keduanya dipisahkan dengan jalanan yang dikatakan Roudhoh min Riyadhil Jannah atau taman dari taman – taman surga. Barangsiapa yang berdoa kepada Allah niscaya akan dikabulkan oleh Allah SWT.

7. Dilanjutkan dengan ziarah Habib Abdullah Alhaddad.
Dalam riwayat, dikatakan bahwa sejak usia 4 tahun karena sakit yang dideritanya Allah mengambil pengelihatan Beliau, tetapi Allah ganti dengan ‘ainun bashiroh (mata hati).
Kemudian Sang Ibu yang dalam keadaan sedih melihat kondisi putranya, Beliau bawa anak tercintanya berziarah ke makam Habib Abdullah Alaydrus, kemudian Ia bermunajat kepada Allah, dalam doanya Ia mengatakan, “Jika Anakku kelak tidak dapat bermanfaat untuk umat Sayyidina Muhammad SAW, maka lebih baik Engkau ambil dia karena aku tidak sanggup melihat anakku tumbuh dalam keadaan buta. Namun jika kelak ia dapat bermanfaat untuk umat Sayyidina Muhammad SAW, maka aku ridho atas ujian yang Kau berika kepadaku”. Lalu terdengar suara, “Wahai seorang Ibu, bersabarlah. Karena kelak anakmu akan menjadi orang besar yang akan bermanfaat bagi umat Sayyidina Muhammad SAW dikemudian hari”.
Dan berkat doa, harapan, dan kemuliaan yang Allah berikan, maka terbukti Habib Abdullah memberikan manfaat besar bagi umat Rosulullah SAW melalui karangan – karangan Beliau, yang telah banyak diterjemahkan dalam beberapa bahasa di seluruh penjuru dunia. Bahkan ulama mengatakan, bahwa rahasia Alhabib Abdullah Alhaddad terdapat dalam kitab – kitab karangan Beliau, salah satunya adalah Ratib Haddad yang telah banyak dibaca dimana – mana. Bahkan Beliau menjadi wali quthub selama 80 tahun, rodhiyallahu anhum ajma’in..

8. Menuju qubah Alhabib Syekh Alaydrus, Beliau juga dikenal dengan seorang hamba yang tekun dalam beribadah, wara’, dan semangat dalam menyebarkan dakwah Sayyidina Muhammad SAW.

Dilanjutkan dengan pemakaman Furaith

Selain pemakan Zambal, terdapat pula pemakaman Furaith. Dalam kamus bahasa arab, arti Furaith adalah gunung kecil. Alhabib Abdurrahman Assegaf mengatakan, ditempat itu dimakamkan lebih dari 10.000 wali. Beberapa ulama ahli kasyaf menyaksikan, sesungguhnya rohmat Allah SWT yang turun pertama kali di dunia, adalah di pemakaman Furaith. Sebagian ulama dikota Mekkah menceritakan bahwa dibawah tanah di pemakaman Furaith, terdapat taman dari taman – taman surga.

komentar sahabat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s