Faedah Mencintai keluarga Rosulullah Saw

Bismillahirrohmanirrohim

60 Hadis Keutamaan Ahlul Bayt (Kitab Ihya’ul Mayyit fii Fadhilati Ahlul Bayt)
(Al Imam Al Hafiz Jalaluddin As Suyuthi)

HADIS 1
Sa’id bin Manshur dalam kitab susunannya meriwayatkan dari Sa’id bin Jubair tentang firman Allah SWT dalam ayat ”Katakanlah, aku tidak meminta dari kalian sesuatu upahpun (atas seruanku) kecuali kasih sayang terhadap keluarga” QS.42:23. Ia berkata, yang dimaksud keluarga dalam ayat itu adalah keluarga Rasulullah SAW.

HADIS 2
Ibnu Al Mundzir dan Ibnu Abi Hatim dan Ibnu Murdawaih meriwayatkan dalam kitab tafsir mereka dan At Thobroni dalam Al Mu’jam Al Kabir dari Ibnu ‘Abbas ra berkata: ketika turun ayat ini (QS.42:23) Para sahabat bertanya : wahai Rasulullah, siapakah keluargamu yang wajib atas kita untuk mencintai mereka?
Beliau menjawab: ”Ali, Fatimah dan kedua putera mereka”.

HADIS 3
Ibnu Hatim meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas tentang firman Allah SWT (QS.42:23) Dan siapa yang mengerjakan kebaikan”, Ia berkata: ”yang dimaksud kebaikan adalah kecintaan kepada keluarga Muhammad SAW”.

HADIS 4
Diriwayatkan oleh Ahmad dan Turmudzi dan ia mensahihkannya, An Nasa’i dan Al Hakim dari Al Muthalib bin Robi’ah, ia berkata: bahawa Rasulullah SAW bersabda: ”Demi Allah, iman tidak akan masuk ke dalam hati seorang muslim sehingga ia mencintai kalian (keluarga Nabi SAW), kerana Allah dan kerana hubungan keluarga denganku”.

HADIS 5
Diriwayatkan oleh Muslim dan Tirmidzi dan An Nasa’i dari Zaid bin Arqam bahawa Rasulullah SAW bersabda:
”Aku ingatkan kalian tentang Ahlul Baytku”.

HADIS 6
Diriwayatkan oleh At Tirmidzi dan ia menggolongkannya sebagai hadis hasan dan Al Hakim dari Zaid bin Arqom, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: ”Sungguh aku tinggalkan padamu apa yang dapat mencegah kamu dari kesesatan setelah kepergianku, selama kamu berpegang teguh kepadanya; Kitabullah dan
‘Ithrahku (keluargaku) Ahlul Bayt. Keduanya tidak akan berpisah sampai keduanya berjumpa denganku di Al Haudh. Maka hati-hatilah dengan perlakuanmu atas keduanya sepeninggalku nanti”.

HADIS 7
Diriwayatkan oleh ‘Abdu bin Humaid dalam musnadnya dari Zaid bin Tsabit berkata: Rasulullah SAW bersabda:
”Sungguh aku tinggalkan padamu apa yang dapat mencegah kamu dari kesesatan setelah kepergianku, selama kamu berpegang teguh kepadanya: Kitabullah dan ‘Ithrahku Ahlul Baytku, dan keduanya tidak akan berpisah sehingga datang kepadaku di Al Haudh”.

HADIS 8
Ahmad bin Abu Ya’la meriwayatkan dari Abu Sa’id Al Khudri, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: ”Aku merasa segera akan dipanggil (Allah SWT) dan aku akan memenuhi panggilan itu, maka aku tinggalkan padamu
TSAQOLAINI (2 Pusaka) yaitu: Kitabullah dan ‘Ithrahku. Dan sesungguhnya Allah yang Maha Mengetahui telah berfirman kepadaku bahwa keduanya tidak akan berpisah sehingga keduanya datang menjumpaiku di Al Haudh. Oleh kerana itu perhatikan bagaimana perlakuanmu atas kedua peninggalanku itu”.

HADIS 9
Diriwayatkan oleh At Tirmidzi dan ia menggolongkan hadis ini hasan dan At Thabrani dan Al Hakim dari Ibnu ‘Abbas ra, Ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Cintailah Allah kerana nikmat-nikmat yang telah dianugrahkan-Nya dan cintailah aku kerana kecintaan (kamu) kepada Allah serta cintailah Ahlul Baytku kerana kecintaan (kamu) kepadaku”.

HADIS 10
Bukhari meriwayatkan dari Abu Bakar As Shiddiq, Ia berkata: “Peliharalah Muhammad dengan memelihara keluarganya”.

HADIS 11
Diriwayatkan oleh At Thabrani dan Al Hakim dari Ibnu ‘Abbas ra, Ia berkata: Rasulullah SAW bersabda:
“Wahai bani Abdul Mutholib, aku mohon kepada Allah buat kalian 3 hal, aku memohon dari-Nya agar meneguhkan orang yang bangkit dari kalian, agar ia mengajari yang bodoh dari kalian dan memberi petunjuk bagi yang sesat dan aku memohon dari-Nya agar menjadikan kalian orang-orang dermawan, pemberani dan berhati belas kasih. Maka sekiranya seseorang berdiri di antara salah satu sudut Ka’bah dan Maqam Ibrahim, lalu ia solat dan puasa, sedangkan ia adalah pembenci keluarga (Ahlul Bayt) Muhammad, pasti ia masuk neraka”.

HADIS 12
At Thabrani meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas ra, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda : “Kebencian kepada bani Hasyim dan Ansar adalah kufur dan membenci orang-orang Arab adalah kemunafikan”.

HADIS 13
Ibnu ‘Adi dalam kitabnya Al Kamil meriwayatkan dari Abu Sa’id Al Khudri, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda : “Barang siapa membenci kami Ahlul Bayt maka ia adalah munafik”.

HADIS 14
Ibnu Hibban dalam shahih dan Al Hakim meriwayatkan dari Abu Sa’id Al Khudri, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda : “Demi yang jiwaku ditangan-Nya tidak seorangpun membenci kami kecuali akan dimasukkan Allah SWT ke neraka”.

HADIS 15
At Thabrani meriwayatkan dari Hasan bin ‘Ali kwh, beliau berkata kepada Mu’awiyah bin Khadij :
“Wahai Mu’awiyah bin Khadij, hati-hatilah dari membenci kami, kerana sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda : “Tiada seseorangpun yang membenci dan menghasud kami kecuali akan dihalau dari Al Haudh dengan cambuk dari api”.

HADIS 16
Ibnu ‘Adi dan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman meriwayatkan dari ‘Ali kwh, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda :
“Barangsiapa tidak mengenal hak ‘ithrahku dan ansarnya maka ia salah satu dari 3 golongan, munafik atau anak haram atu anak dari hasil tidak suci iaitu ; dikandung oleh ibunya dalam keadaan haid”.

HADIS 17
At Thabrani dalam kitabnya Al Awsath dari Ibnu ‘Umar, ia berkata: Akhirnya ucapan Rasulullah SAW sebelum wafat adalah : “Perlakuan aku sepeninggalku dengan bersikap baik kepada Ahlul Bayt”.

HADIS 18
Diriwayatkan oleh At Thabrani dalam Al Awsath dari Hasan bin ‘Ali ra, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda : “Mantapkanlah dirimu pada kecintaan pada kami Ahlul Bayt sebab barangsiapa menghadap Allah SWT sedang ia mencintai kami nescaya ia masuk syurga dengan syafa’at kami. Demi Allah yang diriku / jiwaku berada ditangan-Nya, tidak akan berguna amal seseorang bagi dirinya kecuali bila ia mengetahui hak kami”.

HADIS 19
At Thabrani dalam Al Awsath meriwayatkan dari Jabir bin ‘Abdullah ra, ia berkata: Rasulullah SAW berpidato di hadapan kami, maka aku mendengarnya besabda : “Wahai manusia barangsiapa membenci Ahlul Baytku, Allah SWT akan kumpulkan ia pada hari kiamat sebagai orang yahudi”.

HADIS 20
At Thabrani meriwayatkan dalam Al Awsath dari ‘Abdullah bin Ja’far (bin ‘Ali bin Abi Tholib ra), ia berkata: aku mendengar Rasulullah SAW bersabda : “Wahai Bani Hasyim, aku memohon dari Allah SWT untuk kalian, agar ia menjadikan kalian pemberani dan pengasih. Aku memohon agar ia memberikan petunjuk bagi yang tersesat, memberi rasa aman bagi yang ketakutan dan mengenyangkan yang lapar dari kalian. Dan demi jiwaku yang berada ditangan-Nya, tiada beriman seseorang dari mereka sehingga mencintai kamu kerana aku, apakah kamu mengharapkan untuk masuk ke dalam syurga dengan syafa’atku lalu Bani Mutholib tidak mengharapkanya”.

HADIS 21
Diriwayatkan oleh Ibnu ‘Abi Syaibah dan Musaddad dalam musnadnya, Al Hakim, At Tirmidzi dalam Nawadirul Ushul, Abu Ya’la dan At Thabrani dari Salamah bin Al Akwa’, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda :
“Bintang-bintang di langit adalah petunjuk keselamatan bagi penghuni langit dan Ahlul Baytku adalah penyelamat umatku”.

HADIS 22
Al Bazar meriwayatkan dari Abu Hurairah ra, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda : “Telah ku tinggalkan padamu 2 hal. Kalian tidak akan sesat setelah keduanya; Kitabullah dan ‘Ithrahku. Keduanya tiada akan berpisah sehingga datang menemuiku di telaga Al Haudh”.

HADIS 23
Al Bazzar meriwayatkan dari ‘Ali bin ‘Abi Thalib kwh, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Sungguh aku akan dibawa pergi (wafat) dan telah aku tinggalkan padamu 2 pusaka yang berharga iaitu : Kitabullah dan Ahlul Bayt. Dan kamu tidak akan tersesat setelah keduanya”.

HADIS 24
Al Bazzar meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas ra, ia berkata : Rasulullah saw bersabda : “Perumpamaan Ahlul Baytku ibarat bahtera Nuh, barangsiapa yang ikut berlayar bersamanya dia akan selamat dan barangsiapa yang enggan dan terlambat, dia akan tenggelam”.

HADIS 25
Al Bazzar meriwayatkan dari ‘Abdullah bin Zubair ra bahawa Nabi SAW bersabda : “Perumpamaan Ahlul Baytku ibarat bahtera Nuh. Barangsiapa berlayar dengannya dia akan selamat dan barangsiapa meninggalkannya dia akan tenggelam”.

HADIS 26
At Thabrani meriwayatkan dari Abu Dzar ra, (ia berkata): aku mendengar Rasulullah SAW bersabda :
“Perumpamaan Ahlul Baytku di antara kamu ibarat bahtera Nuh di antara kaumnya. Barangsiapa ikut berlayar bersamanya dia akan selamat dan barangsiapa yang enggan dan terlambat dia akan binasa. Dan perumpamaan Ahlul Baytku di antara kamu seperti pintu pengampunan Bani Israil”.

HADIS 27
At Thabrani meriwayatkan dalam Al Awsath dari Abu Sa’id Al Khudri ra (ia berkata) : aku mendengar Rasulullah SAW bersabda : “Perumpamaan Ahlul Baytku laksana bahtera Nuh as. Barangsiapa menaikinya dia akan selamat dan barangsiapa meninggalkannya dia akan tenggelam. Dan perumpamaan Ahlul Baytku di antara kamu seperti pintu pengampunan di antara Bani Israil. Barangsiapa memasukinya maka dosa-dosanya akan diampuni”.

HADIS 28
Ibnu Najjar dalam tarikhnya meriwayatkan dari Hasan bin ‘Ali ra, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda :
“Setiap segala sesuatu mempunyai azas dan azas Islam adalah kecintaan kepada sahabat Rasulullah dan Ahlul Baytnya”.

HADIS 29
At Thabrani meriwayatkan dari ‘Umar ra bahawa Rasulullah SAW bersabda : “Setiap putera seorang perempuan bergabung nasabnya kepada ashabahnya (keluarganya dari pihak ayah) kecuali keturunan Fatimah ra, akulah ashabah mereka dan akulah ayah mereka”.

HADIS 30
At Thabrani meriwayatkan dari Fatimah Az Zahra ra, beliau berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda :
“Setiap putera ibu akan bergabung dalam nasabnya kepada ashabahnya kecuali anak-anak Fatimah, akulah wali mereka dan akulah ashabah mereka”.

HADIS 31
Al Hakim meriwayatkan dari Jabir ra, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Setiap putera ibu memiliki ashabah yang mereka dinisbatkan kepadanya kecuali kedua putera Fatimah, akulah wali mereka dan aku adalah ashabah mereka”.

HADIS 32
At Thabrani meriwayatkan dalam Al Awsath dari Jabir ra bahawa ia mendengar ‘Umar bin Al Khaththab ra mengatakan kepada orang-orang ketika ia menikah dengan salah seorang puteri ‘Ali ra. Tidaklah kalian mengucapkan selamat atasku ? Aku mendengar Rasulallah SAW bersabda : “Akan terputus pada hari kiamat semua sebab dan nasab (keturunan) kecuali sebabku dan nasab yang bersambung denganku”.

HADIS 33
At Thabrani meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas ra, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Semua sebab dan nasab akan terputus pada hari kiamat kecuali sebab dan nasab yang bersambung denganku”.

HADIS 34
Ibnu ‘Asakir dalam Tarikhnya meriwayatkan dari Ibnu ‘Umar ra, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda :
“Semua hubungan nasab dan shihr (kerabat sebab hubungan perkawinan) akan terputus pada hari kiamat kecuali nasab dan shihrku”.

HADIS 35
Al Hakim meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas ra, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda :
“Bintang-bintang adalah petunjuk keselamatan bagi penghuni bumi dari bahaya tenggelam dan Ahlul Baytku adalah penyelamat umatku dari bahaya perselisihan dan perpecahan (dalam urusan-urusan agama). Bila salah satu dari kabilah menyeleweng dan menentang nescaya mereka akan bercerai berai dan menjadi kelompok iblis”.

HADIS 36
Al Hakim meriwayatkan dari Anas ra, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda :
“Tuhanku menjanjikan untuk Ahlul Baytku, barangsiapa dari mereka yang mengakui ke-Esaan (Allah SWT) dan menyaksikan bahawa aku telah menyampaikan risalah, ia tidak akan menyeksa mereka”.

HADIS 37
Ibnu Jarir meriwayatkan dalam tafsirnya dari Ibnu ‘Abbas ra pada firman Allah SWT :
“Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan kurnia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas (QS:93:5), ia berkata : “Di antara kepuasan Muhammad SAW adalah agar tidak seorangpun dari Ahlul Baytnya masuk ke dalam api neraka”.

HADIS 38
Diriwayatkan oleh Al Bazzar, Abu Ya’la, Al ‘Uqaili, At Thabrani dan Ibnu Syahin dalam As Sunnah dari Ibnu Mas’ud ra, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya Fatimah telah menjaga dirinya oleh kerana itu Allah SWT mengharamkan keturunannya atas api neraka”.

HADIS 39
At Thabrani meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas ra, ia berkata : Rasulullah SAW berkata kepada Fatimah ra :
“Sesungguhnya Allah SWT tidak akan menyeksamu dan anak cucumu”.

HADIS 40
At Tirmidzi meriwayatkan sebuah hadis dan ia menggolongkannya hadis ini hasan dari Jabir ra, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Wahai manusia, sesungguhnya aku telah tinggalkan padamu apa yang mencegah kamu dari kesesatan selama kamu mengambilnya (berpegang teguh dengannya) iaitu ; Kitabullah dan ‘Ithrahku Ahlul Baytku”.

HADIS 41
Al Khatib dalam tarikhnya meriwayatkan dari ‘Ali kwh, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Syafa’atku bagi umatku yakni untuk orang yang mencintai Ahlul Baytku”.

HADIS 42
At Thabrani meriwayatkan dari Ibnu ‘Umar ra, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Pertama orang yang akan aku beri syafa’at dari kalangan umatku adalah Ahlul Baytku”.

HADIS 43
At Thabrani meriwayatkan dari Al Muthalib bin ‘Abdullah bin Hanthab dari ayahnya, ia berkata : Rasulullah SAW berpidato di hadapan kami di Juhfah, beliau bersabda : “Bukankah diriku ini lebih utama (berhak) untuk memimpin kamu daripada dirimu sendiri? jawab mereka : benar ya Rasulullah. Beliau melanjutkan : kalau begitu aku akan meminta pertanggungan jawabmu tentang 2 hal ; Al Qu’an dan ‘Ithrah-ku”.

HADIS 44
Al Thabrani meriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas ra, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Tidak akan bergeser kedua kaki seorang hamba Allah pada hari kiamat sebelum ia di tanya (dan menjawab) 4 pertanyaan ; tentang usianya, untuk apa ia menghabiskannya, tentang tubuhnya, bagaimana ia telah menggunakan tenaganya, tentang hartanya, untuk apa dibelanjakan dan dari mana ia mendapatkannya serta tentang kecintaannya kepada kami Ahlul Bayt “.

HADIS 45
Ad Dailami meriwayatkan dari ‘Ali kwh, ia berkata : aku mendengar Rasulullah SAW bersabda : “Orang pertama yang mendatangiku di Al Haudh adalah Ahlul Baytku “.

HADIS 46
Ad Dailami meriwayatkan dari ‘Ali kwh, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda : “Didiklah putera-puteramu atas 3 perkara ; kecintaan kepada nabimu, kecintaan kepada Ahlul Baytnya dan (kecintaan) membaca Al Qur’an. Sesungguhnya pengemban Al Qur’an berada di bawah naungan Allah SWT pada hari di mana tiada naungan kecuali naungan-Nya bersama para Nabi dan para washi’ (orang-orang pilihan)nya “.

HADIS 47
Ad Dailami meriwayatkan dari ‘Ali kwh, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda : “Paling teguhnya kamu di atas shirath (jambatan akhirat) adalah orang yang paling gigih kecintaannya kepada Ahlul Baytku dan shahabat-shahabatku “.

HADIS 48
Ad Dailami meriwayatkan dari ‘Ali kwh, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda : “4 golongan, akulah pemberi syafa’at bagi mereka di hari kiamat, iaitu ; orang yang menghormati dzurriyat (keturunan)ku, orang yang membantu menutupi keperluan mereka, membantu mereka dalam urusan-urusan mereka ketika mereka sangat memerlukan dan orang yang mencintai mereka dengan hatinya ( yang tulus ) dan dengan kata-katanya “.

HADIS 49
Ad Dailami meriwayatkan dari Abu Sa’id ra, id berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda :
“Keras kemurkaan Allah terhadap orang yang menggangguku dengan mengganggu ‘Ithrahku “.

HADIS 50
Ad Dailami meriwayatkan dari Abu Hurairah ra, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda :
“Sesungguhnya Allah SWT membenci orang yang makan di atas kekenyangannya, orang yang lalai melaksanakan keta’atan kepada Tuhannya, orang yang mencampakkan sunnah nabinya, orang yang meremehkan dzimmah ( tanggung jawab )nya, orang yang membenci ‘ithrah nabinya dan mengganggu tetangganya “.

HADIS 51
Ad Dailami meriwayatkan dari Abu Sa’id ra, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda : “Ahlul Baytku dan orang-orang ansar adalah orang-orang kepercayaanku dan pengemban rahasia ilmuku. Maka terimalah yang baik dari mereka dan maafkanlah yang salah dari mereka “.

HADIS 52
Abu Nu’aim meriwayatkan dalam Al Hilya dari ‘Utsman bin ‘Affan ra, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda : “Siapa yang memberikan kepada salah seorang dari keturunan ‘Abdul Muthalib suatu ( hadiah ) kebaikan lalu ia tidak mampu membalas kebaikannya maka akulah yang akan membalasnya kelak di hari kiamat “.

HADIS 53
Al Khatib meriwayatkan dari ‘Utsman bin ‘Affan ra, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda :
“Barangsiapa berbuat kebaikan kepada salah seorang dari keturunan ‘Abdul Muthalib lalu ia tidak mampu membalas kebaikannya di dunia, maka akulah yang akan membalas kebaikan itu jika ia berjumpa denganku “.

HADIS 54
Ibnu ‘Asakir meriwayatkan dari ‘Ali kwh, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda : “Siapa yang memberikan jasa kepada salah seorang dari Ahlul Baytku, maka akulah yang akan membalasnya pada hari kiamat “.

HADIS 55
Al Bawardi meriwayatkan dari Abu Sa’id ra, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda : “Aku akan tinggalkan padamu apa yang dapat mencegah kamu dari kesesatan iaitu kitabullah, ia adalah suatu sebab yang satu ujungnya di tangan Allah SWT dan ujung yang lain pada tanganmu dan ‘ithrah ahlul baytku, dan sesungguhnya keduanya tidak akan berpisah, sampai bersama-sama mengunjungiku di telaga Al Haudh “.

HADIS 56

Imam Ahmad dan At Thabrani meriwayatkan dari Zaid bin Tsabit ra, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda : “Kutinggalkan padamu kedua penggantiku Kitabullah, tali penghubung yang terbentang antara langit dan bumi dan ‘Ithrahku Ahlul Baytku. Sungguh keduanya takkan berpisah sehingga berjumpa denganku di telaga Al Haudh “.

HADIS 57
At Tirmidzi, Al Hakim dan Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman meriwayatkan dari ‘Aisyah ra dari Nabi SAW :
“Ada 6 kelompok yang dilaknat Allah SWT, aku dan semua Nabi yang doanya dikabulkan. Mereka adalah ; orang yang menambah-nambah kitabullah, orang yang mengingkari takdir Allah, orang yang berkuasa dengan kekerasan lalu memuliakan orang yang dihinakan oleh Allah SWT dan menghinakan orang yang dimuliakan oleh Allah SWT, orang yang menghalalkan (sesuatu) yang diharamkan oleh Allah SWT, orang yang memperlakukan ‘ithrahku dengan perlakuan yang diharamkan oleh Allah SWT dan orang yang meninggalkan sunnahku “.

HADIS 58
Diriwayatkan oleh Ad Daruquthni dalam Al Ifrad dan Al Khatib dalam Al Mutaffaq dari ‘Ali ra, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda : “7 kelompok yang dilaknat Allah dan dilaknat oleh setiap Nabi yang doanya dikabulkan, mereka adalah ; orang yang menambah-nambah kitabullah, orang yang mengingkari takdir Allah, orang yang menolak sunnahku dan mengambil yang bid’ah, orang yang memperlakukan ‘ithrahku dengan perlakuan yang diharamkan Allah, orang yang berkuasa dengan kekerasan atas umatku lalu memuliakan yang dihinakan Allah dan menghinakan yang dimuliakan Allah dan orang yang murtad dengan melarikan diri ke
dusun-dusun setelah hijrah ( sebagai ‘Arab Baduwi ) “.

HADIS 59
Al Hakim meriwayatkan dalam tarikhnya dan Ad Dailami dari Abu Sa’id ra, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda : “3 hal, barangsiapa memeliharanya maka Allah akan memelihara agamanya dan siapa yang menyia-nyiakannya maka Allah tidak akan memelihara apapun baginya, iaitu ; kehormatan Islam, kehormatanku dan kehormatan keluargaku “.

HADIS 60
Ad Dailami meriwayatkan dari ‘Ali kwh, ia berkata bahawa Rasulullah SAW bersabda : “Sebaik-baik maunusia adalah orang-orang ‘Arab, sebaik-baik orang ‘Arab adalah suku quraisy dan sebaik-baik suku Quraisy adalah Bani Hasyim “.

HADIS-HADIS LAINNYA

HADIS 61
Rasullah SAW bersabda : “Aku adalah kota (sumber/gudang ) ilmu dan ‘Ali adalah pintunya, maka barangsiapa yang hendak menggapai kota (sumber/gudang ) ilmu maka datangilah (kota/sumber/gudang ilmu ) dari pintunya “.

HADIS 62
Rasulullah SAW bersabda : “Allah SWT berfirman : Seandainya bukan kerana engkau ( Muhammad ) ,seandainya bukan kerana engkau ( Muhammad ) tidak akan Aku ciptakan alam semesta ( ini ) “.

HADIS 63
Rasulullah saw berdo’a ketika menikahkan puterinya (Fatimah Az Zahra ra ) dengan ‘Ali bin Abi Thalib kwh :
“Ya Allah.. semoga Engkau mengumpulkan yang berserak di muka bumi ini dan memberikan keturunan kepada keduanya ; keturunan yang baik ( berkualiti) , pembuka pintu rahmat, sumber ilmu dan hikmah juga pemberi rasa aman bagi umat”.

Ilmu..Amal..Wara’..Khauf..Ikhlas
# Ilahi, Engkau jualah tujuan kami. Keredhaan Engkau jua yang kami cari. #
Allahumma shalli ‘ala sayyidina Muhammad wa ‘ala aalihi washahbihi wasallim

☘ صلاة مظهر الرحمة ☘

🔹ٱلْلٰهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ مَظْهَرِ الرَّحْمَةِ بِالأَطْفَالِ 🔹 وَمُرَاعِيهِمْ وَمُرَبِّيهِمْ عَلَىٰ سَلَامَةِ الأَقْوَالِ وَالأَفْعَالِ وَصَالِحِ الأَعْمَالِ 🔹 فَأَسْأَلُكَ ٱلْلٰهُمَّ أن تُعَلِّقَ قُلُوبَنَا بِخَالِصِ مَحَبَّتِهِ 🔹 وَحُسْنِ الٱتِّبَاعِ لِمَنْهَجِهِ وَدَعْوَتِهِ 🔹 وَٱحْفَظْنَا بِهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَالنَّفْسِ وَالهَوَىٰ وَالدُّنْيَا وَكُلِّ مَا يَصْرِفُ القَلْبَ عَنْ سَلَامَةِ وِجْهَتِهِ 🔹 وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيماً كَثِيراً 🔹 عَدَدَ خَلْقِكَ وَرِضَاءَ نَفْسِكَ وَزِنَةَ عَرْشِكَ وَمِدَادَ كَلِمَاتِكَ🔹

🍁🍁🍁🍁🍁

🔷 من صلوات 👳 الأطفال المباركة للحبيب أبي بكر العدني ابن علي المشهور عام ألف وأربع مائة وسبعة وثلاثون للهجرة النبوية

komentar sahabat

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s