Ijazah Wirid Syakron

img_20161127_0001

Silakan diamalkan setelah subuh dan isya ..jangan dibaca lebih dari 7x. sanad ijazah ini 1. kh. al ustadz ali umar toyyib ra. beliau ijazah dari al habib al imam al quthub al hafidz al musnid abdullah bin abdul qodir bil faqih ra . darul hadits malang. sanad kedua dari abuya thoifur beliau ijazah dari abuya sayyid muhammad bin alwi almaliki ra.

pada saat membaca pas di kalimat suur…maka posisi tangan kanan menunjuk ke atas dan diputar kan dari kanan ke kiri ..pada saat membaca kalimat suur dalam hati niat penjagaan diri sendiri dan keluarga ..baca kalimat suur ini 3 x .

saya ijazahkan wirid syakron ini sebagaimana terima dari guru saya …dengan sempurna..alfatihah

(ana tidak ridho amalan ini dijualbelikan dan di posting diblog tanpa ada ijin dari saya )

JADWAL MAJELIS AHLIS SUNNAH WAL JAMA’AH PALEMBANG DARUSSALAM

1.PEMBACAAN RATIB ALHADDAD SETIAP MALAM MINGGU OLEH

IMG_20151014_170201-picsay

IMG_20150914_212847

AL USTADZ ABUL HASAN SADZILI BIN AS SYEIKH K.H AL USTADZ ALI UMAR BIN TOYYIB R.A

DI MASJID AGUNG BA’DA SHOLAT ISYA

2.PENGAJIAN KITAB FIGH TASAWUF SETIAP MALAM MINGGU JAM 21.00 MALAM OLEH

AL USTADZ MUSLIMIN ANSHORI DI JLN VETERAN  PERUMAHAN POLRI

3.MAJELIS MAULID DAN TA’LIM ALWIHDAH

14141725_326280754383693_22574825237275437_n

4.Majlis Da’wah Wal Irsyad

13925373_1665296430463769_4151304426372589044_n

HADIRI & SYIARKANLAH MAJLIS DZIKIR DAN MAULID
BERSAMA :
AL-USTADZ MUHAMMAD ZAKI MUBARAK MAS’ID

SATU NIAT, SATU TUJUAN, SATU GERAKAN, SATU HARAPAN, SATU CINTA, SATU SEMANGAT,,
“MARI JADIKAN KOTA PALEMBANG MENJADI KOTA YANG CINTA MAULID DAN GEMAR BERDZIKIR”

“Mari Langkahkan kaki menuju kemuliaan”
_______

Setiap Hari Ahad
Waktu : Ba’da Sholat Shubuh
Tempat : Masjid Al-Falah Rajawali (Samping STMIK MDP)
_______

1. Pembacaan Wirdhul Latief
2. Pembacaan Maulid Dhiya’ Al-Lami’
3. Kajian Kitab Nashoih Al’Ibad
_______

Sungguh Beruntung Orang-Orang yang Dapat Hadir di Majlis-Majlis ILMU, karena Mereka adalah Pilihan-Pilihan ALLAH SWT

======

Media Dakwah :
FB : Majelis Ad Da’wah Wal Irsyad
Instagram : majelisdahsyad
Whatsapp : 081272571531/085269038747

5. PENGAJIAN KITAB AL HIKAM DAN BIADAYATUL HIDAYAH OLEH

551025_187179904788896_348569504_n

USTADZ ABDUL MAJID DAHLAN

DAN

1185761_150633581802300_527907297_n

USTADZ FAWZIE DZAKIYYAN bin

AS-SYEIKH KH. ABDULLAH ZAWAWI ‘IZHOM R.A

SETIAP HARI MINGGU PAGI JAM 07.00 DI MASJID SUTAN AGUNG 1 ILIR

TAHAJJUD MENGANGKAT DERAJATMU

“Dan pada sebahagian malam hari dirikanlah sholat tahajudmu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS A1-Isra [17]: 79).

Seorang lelaki berkata kepada Hasan al-Bashri , “Sesungguhnya aku tidur dalam keadaan sehat, aku sangat ingin bangun melaksanakan shalat malam dan telah ku persiapkan air untuk bersuci, namun mengapa aku tetap tidak bisa bangun (disepertiga malam terakhir) ? ” Beliau menjawab, “Engkau telah dibelenggu oleh dosa-dosamu.”

Bila seseorang tidak bisa mengerjakan shalat malam, maka hendaklah dia merenungi pernyataan seorang dari generasi Salaf, “Bila engkau belum bisa mengambil bagian di waktu malam, maka janganlah engkau bermaksiat kepada Rabbmu di waktu siang.”

“Hendaklah kalian melaksanakan sholat malam karena sholat malam itu merupakan kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian, ibadah yang mendekatkan diri kepada Tuhan kalian, serta penutup kesalahan dan penghapus dosa.” (HR. Tirmidzi).

Ahlu Hikmah berkata:
“Sesungguhnya sholat malam itu dapat memberikan sinar yang tampak di wajah dan membaguskannya. Sebagian istri memperbanyak melaksanakan sholat malam. Ketika ditanyakan kepada mereka mengenai hal tersebut, mereka menjawab, ‘Sholat malam itu dapat membaguskan wajah dan kami senang bila wajah kami menjadi lebih bagus”.

“Wahai manusia, sebarkanlah salam, beri makanlah, sambung tali kasih, sholat malamlah saat orang pada terlelap, maka masuklah surga dengan selamat”. (HR. Al-Hakim, Ibnu Majah, At-Tirmidzi).

Orang yang selalu melaksanakan sholat tahajud akan terlihat bersinar wajahnya. Inilah yang menjadi tanda bahwa seseorang tersebut bertakwa kepada Allah SWT. Tanda-tanda ketakwaan tersebut selalu terlihat oleh orang-orang di sekitar mereka. Hal tersebut bisa jadi pemecut semangat bagi kaum muslimin yang lain untuk selalu melaksanakan shalat tahajud. Shalat tahajud tetap menjaga keimanan seseorang teguh kepada sang Maha Penyayang dan mengangkat derajatnya.

PARA MALAIKAT JUGA MENDOAKAN ORANG YANG MENDOAKAN SAUDARANYA DARI KEJAUHAN

Ketika kita mendoakan saudara-saudari kita, pada hakikatnya kita juga mendoakan untuk diri kita sendiri, karena khasiat dan manfaat doa itu juga akan kita dapati.

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda:

دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لأَخِيْهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ. كُلَّمَا دَعَا ِلأَخِيْهِ بِخَيْرٍ، قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ: آمِيْنَ. وَلَكَ بِمِثْلٍ.

‘Do’a seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang dido’akannya adalah do’a yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada Malaikat yang menjadi wakil baginya. Setiap kali dia berdo’a untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka Malaikat tersebut berkata: ‘Aamiin dan engkau pun mendapatkan apa yang ia dapatkan.’”

Dari hadits yang mulia ini kita bisa mengetahui bahwa ada dua golongan manusia yang mendapatkan do’a dari para Malaikat, mereka itu adalah orang yang dido’akan oleh saudaranya sesama muslim sedangkan dia tidak mengetahuinya, karena Malaikat yang ditugaskan kepada orang yang sedang menguapkan: “Aamiin,” maknanya adalah: “Ya Allah, kabulkanlah do’anya bagi saudaranya.”

Sedangkan yang kedua adalah orang yang mendo’akannya, karena Malaikat yang diutus kepadanya berkata: “Dan engkau pun mendapatkan apa yang didapatkan oleh saudaramu.”

Al-Hafizh adz-Dzahabi menyebutkan kisah dari Ummud Darda’ رَحِمَهَا اللهُ تَعَالَى bahwa Abud Darda’ Radhiyallahu anhu memiliki 360 kekasih di jalan Allah yang selalu dido’akan dalam shalat, lalu Ummud Darda’ mempertanyakan hal tersebut, beliau menjawab: “Apakah aku tidak boleh menyukai jika para Malaikat mendo’akanku?”

Oleh karena itu, lazimkanlah (rutin) saling mendoakan kepada saudara-saudari kita dengan doa yang baik-baik dan perbanyaklah karena hal itu bagian dari kebiasan orang-orang sholeh.

10 tips mendo’akan agar memiliki anak-anak yang sholeh

1. Kalau tiba-tiba teringat pada anak, kirimkan bacaan Al Fatihah. Sampai ke ayat “Iyyakanakbudu waiyyakanastain” (“Hanya kepada Mu kami menyembah dan hanya kepadaMU kami memohon pertolongan.”), mintalah apa-apa hajat saat itu yang ada hubungannya dengan anak yang kita ingat saat itu, habiskan bacaan surah Al Fatihah doakan semoga anak kita diberi kepahaman yang sebenarnya dalam urusan agamanya, memiliki ilmu yang bermanfaat dan serahkan urusan anak kepada Allah untuk menjaganya.

2. Pandang wajahnya saat dia tidur, ucapkan….”Ibu mau (nama anak) jadi anak yang sholeh, sayang…”
Coba amalkan (seperti kata Ustadz, kata-kata ini bermakna kita bercakap dengan rohnya)
dan ucapan ini adalah DOA, sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.

3. Bangun shalat malam, shalat lah disisinya. Maksudnya kita shalat dalam kamar dia dan dekat dengan ananda. Jika Kita sering melakukannya dan kita juga selalu beritahu dia bahwa kita sering doakan dia, dia akan merasakan satu ikatan kasih sayang yang hakiki yang kita sangat sayang pada dia dan mau dia jadi anak yang sholeh. Dia akan tahu kita selalu shalat hajat untuknya.

4. Minta dikasihani. Ucapkan setiap saat bahwa kita ini sedang menunggu panggilan Allah. Jika dia tidak jadi anak sholeh bermakna dia tidak sayang kita dan tentunya kita akan merana di Alam Barzah nanti.

Baca lebih lanjut

Prof. Syech Google Bin Syech Inthernhet

14724429_1157691964309018_3336691444773446939_n

Menghafal Ribuan Hadist Tanpa Sanad,

Syech Google Mempunyai MURID bernama Al-Fesbukiyah,

Syech Al-Fesbukiyah Berguru Kepada prof. Syech Google Bin Syech Inthernhet, Al Fesbukiyah Punya Banyak Murid.
Di AntaraNya Adalah Al Ustadzah KHUSNUL KHOTIMAH, Siapa yg tidak Kenal Sama Ustadzah KHUSNUL KHOTIMAH, tentu Kalian Tau,

Ustadzah Khusnul Khotimah Punya Majlis, Nama MajlisNya ( KETIK AAMIN MASUK SYURGA ) Punya Ribuan Jama’ah Dari Berbagai Mancanegara

Indonesia Malaysia Singapura Thailand Hingkong Taiwan Korea, Arab Saudi,

Jama’ah2-Nya pada Sholeh & Sholeha. Ketika Ustadzah Khusnul Khotimah Butuh Bantuan,

Maka Jama’ahNya MENDO’AKAN AAMIN……..!!!

Ente Pikir SYURGA Milik BAPAK MU???

CARA MEMILIH MAJLIS ILMU DAN GURU

ALHABIB ALI BIN ABDURRAHMAN ALJUFRI BERKATA:

Diceritakan ada seorang penuntut ilmu kebingungan dalam mencari guru pembimbing ke jalan Allah SWT di mana ia dihadapkan dengan dua pilihan majlis ilmu yang keduanya dalam kebenaran.
Majlis ilmu yang pertama mengajarkan al Quran & Sunnah,begitu juga dengan majlis yang kedua, turut mengajarkan al Quran & Sunnah.maka penuntut ilmu tersebut meminta tolong kepada seorang alim untuk memilihkan majlis ilmu yang tepat untuknya dari dua pilihan yang sulit tersebut.

Maka orang alim tersebut mengajak penuntut ilmu itu untuk memasuki satu persatu pengajian majlis tersebut. Bermula dengan mereka ke majlis ilmu yang pertama dan nampak seorang Syeikh sedang mengajar di majlis itu menyuruhnya duduk
Syeikh itu berkata,”apa yg kalian lakukan di sana? Silakanlah duduk”
Berkatalah orang alim yang membawa penuntut ilmu itu…”saya tak mahu duduk di majlismu,..”
Berkata Syeikh itu…”kenapa engkau tak mahu duduk di majlisku?”
Dijawab oleh orang alim itu…”hatiku merasa berat dan enggan duduk di majlismu”
Lalu Syeikh itu berkata…” aku pun juga tak suka engkau berada di majlisku….pergi kalian syaitan!!!”
Maka orang alim itu berkata kepada penuntut ilmu tersebut..” hendaklah kita pergi sebelum ia memukul kita.”

Maka beranjaklah mereka berdua ke majlis yang kedua,dan nampak seorang Syeikh memandang ke arah mereka dan menyuruhnya masuk.
Berkata Syeikh tersebut…” apa yang kalian lakukan di sana? Silakanlah masuk dan duduklah”
Maka orang alim itu berkata “aku tak mahu duduk di majlismu,..”
Syeikh itu pun bertanya, “apa yg membuatmu enggan memasuki kelasku?”
Dijawab oleh orang alim itu….”hatiku merasa berat dan enggan duduk di majlismu”
Maka menangislah Syeikh tersebut dengan ledakan tangisannya,dan menutup wajahnya dengan kedua tangannya dan berkata….” tiada daya dan upaya melainkan dengan kehendak Allah SWT….,Wahai Allah,barangkali Engkau telah membuka aibku kepadanya,maka kini ku bertaubat kepadamu….”

Lalu orang yang alim tersebut berkata kepada penuntut ilmu yang bersamanya… “Bagaimana menurutmu?Engkau ingin duduk di majlis yang di sana atau majlis yang ini?”
Jika engkau dihadapkan dua masalah,yang mana keduanya dalam kebenaran.yang ini berdakwah dengan al Quran dan Sunnah.., yang satu lagi juga berdakwah dengan al Quran dan Sunnah……,caranya ialah lihatlah kepada akhlak mereka.Di mana adanya akhlak yang mulia,pada diri orang itu.., tandanya telah hidup agama dan ilmunya…,Sekiranya tiada akhlak yg mulia di dalam hatinya…,,maka tiada juga ilmu dan agama di dalamnya.
Tidaklah mungkin ilmu dan agama hidup jika tanpa akhlak yang mulia di dalam hati.Tidaklah mungkin adanya sifat kesolehan di dalam hati seseorang tanpa akhlak yang mulia.Maka setiap orang yang mengaku berilmu dan beragama namun tak ada akhlak yang mulia di dalam sanubarinya…..,maka di situ ada kecacatan kepada orang yang menuntut ilmu.

Allahuma Sholi ‘ala sayidina Muhammad nabiyil umiyi wa ‘ala ‘alihi wa shohbihi wa salim.