JADWAL MAJELIS AHLIS SUNNAH WAL JAMA’AH PALEMBANG DARUSSALAM

1.PEMBACAAN RATIB ALHADDAD SETIAP MALAM MINGGU OLEH

IMG_20151014_170201-picsay

IMG_20150914_212847

AL USTADZ ABUL HASAN SADZILI BIN AS SYEIKH K.H AL USTADZ ALI UMAR BIN TOYYIB R.A

DI MASJID AGUNG BA’DA SHOLAT ISYA

2.PENGAJIAN KITAB FIGH TASAWUF SETIAP MALAM MINGGU JAM 21.00 MALAM OLEH

AL USTADZ MUSLIMIN ANSHORI DI JLN VETERAN  PERUMAHAN POLRI

3.MAJELIS MAULID DAN TA’LIM ALWIHDAH

14141725_326280754383693_22574825237275437_n

4.Majlis Da’wah Wal Irsyad

13925373_1665296430463769_4151304426372589044_n

HADIRI & SYIARKANLAH MAJLIS DZIKIR DAN MAULID
BERSAMA :
AL-USTADZ MUHAMMAD ZAKI MUBARAK MAS’ID

SATU NIAT, SATU TUJUAN, SATU GERAKAN, SATU HARAPAN, SATU CINTA, SATU SEMANGAT,,
“MARI JADIKAN KOTA PALEMBANG MENJADI KOTA YANG CINTA MAULID DAN GEMAR BERDZIKIR”

“Mari Langkahkan kaki menuju kemuliaan”
_______

Setiap Hari Ahad
Waktu : Ba’da Sholat Shubuh
Tempat : Masjid Al-Falah Rajawali (Samping STMIK MDP)
_______

1. Pembacaan Wirdhul Latief
2. Pembacaan Maulid Dhiya’ Al-Lami’
3. Kajian Kitab Nashoih Al’Ibad
_______

Sungguh Beruntung Orang-Orang yang Dapat Hadir di Majlis-Majlis ILMU, karena Mereka adalah Pilihan-Pilihan ALLAH SWT

======

Media Dakwah :
FB : Majelis Ad Da’wah Wal Irsyad
Instagram : majelisdahsyad
Whatsapp : 081272571531/085269038747

5. PENGAJIAN KITAB AL HIKAM DAN BIADAYATUL HIDAYAH OLEH

551025_187179904788896_348569504_n

USTADZ ABDUL MAJID DAHLAN

DAN

1185761_150633581802300_527907297_n

USTADZ FAWZIE DZAKIYYAN bin

AS-SYEIKH KH. ABDULLAH ZAWAWI ‘IZHOM R.A

SETIAP HARI MINGGU PAGI JAM 07.00 DI MASJID SUTAN AGUNG 1 ILIR

6. Majelis Ustadz Muhammad Syukri

fb_img_1481285463668

fb_img_1481285477115

SHALAWAT DALAM SULUK

Sayyid Muhammad bin Umar Al-Qashri dalam kitab ‘Manha al-minat fi at-Ta’nis bi as-Sunnah” mengatakan :

“Membaca shalawat atas Nabi saw adalah sebuah keharusan bagi seorang Salik di awal perjalanan spiritualnya, dan terus menerus membaca shalawat baik siang maupun malam. Shalawat dapat menjadi penolongnya selama menempuh perjalanan spiritual dan mencari kedekatan dengan Allah SWT dibandingkan dengan zikir zikir yang lain…”

Imam Al-Qasthalani dalam kitab ‘Masalik al-Hanfa’ menuliskan :

“Ketahuilah, tidak mungkin mampu mencontohi perbuatan dan akhlak Nabi SAW kecuali dengan usaha keras, tidak mungkin mahu berusaha dengan keras kecuali sangat cinta kepada Nabi SAW, dan tidak mungkin cinta mati kepada Nabi SAW kecuali dengan cara memperbanyak bacaan shalawat. Sebab, barang siapa yang suka pada sesuatu, maka dia akan sering menyebut-nyebutnya. Kerananya, bagi seorang Salik mesti memulai jalan spiritualnya dengan memperbanyak bacaan shalawat atas Nabi Muhammad SAW. Mengingat bacaan shalawat menyimpan keajaiban-keajaiban luar biasa dalam rangka pembersihan jiwa dan penerangan batin, di samping masih banyak lagi rahasia-rahasia dan faedah-faedah yang tidak mungkin dihitung oleh angka dan bilangan. Seorang Salik perlu memiliki hati ikhlas semata-mata mengharap redha Allah ketika membaca shalawat atas Nabi SAW, sehingga dia mampu memetik buah shalawat dan barakahnya yang bertebaran. Shalawat di sepanjang perjalanan mencari Tuhan bagaikan lampu penerang yang dapat menjadi hidayah yang diperlukan. Barangsiapa yang menghiasi hatinya dengan lampu shalawat, maka dia akan mampu melihat segala Hakikat Tauhid berkat cahaya terang shalawat tersebut.” Baca lebih lanjut

gemar mengadakan peringatan maulid nabi

Dalam kitab Ianatut Thalibin dikisahkan seorang pemuda yang gemar mengadakan peringatan maulid nabi. Sebagai berikut:

)وَحُكِيَ) أَنَّهُ كَانَ فِيْ زَمَانِ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ هَارُوْنَ الرَّشِيْدِ شَابٌّ فِي الْبَصْرَةِ مُسْرِفٌ عَلَى نَفْسِهِ وَكَانَ أَهْلُ الْبَلَدِ يَنْظُرُوْنَ إِلَيْهِ بِعَيْنِ التَّحْقِيْرِ لِأَجْلِ أَفْعَالِهِ الْخَبِيْثَةِ غَيْرَ أَنَّهُ كَانَ إِذَا قَدِمَ شَهْرُ رَبِيْعِ الْأَوَّلِ غَسَلَ ثِيَابَهُ وَتَعَطَّرَ وَتَجَمَّلَ وَعَمِلَ وَلِيْمَةً وَاسْتَقْرَأَ فِيْهَا مَوْلِدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَدَامَ عَلَى هَذَا الْحَالِ زَمَانًا طَوِيْلًا ثُمَّ لَمَّا مَاتَ سَمِعَ أَهْلُ الْبَلَدِ هَاتِفًا يَقُوْلُ اُحْضُرُوْا يَا أَهْلَ الْبَصْرَةِ وَاشْهَدُوْا جَنَازَةَ وَلِيٍّ مِنْ أَوْلِيَاءِ اللهِ فَإِنَّهُ عَزِيْزٌ عِنْدِيْ فَحَضَرَ أَهْلُ الْبَلَدِ جَنَازَتَهُ وَدَفَنُوْهُ فَرَأَوْهُ فِي الْمَنَامِ وَهُوَ يَرْفُلُ فِيْ حُلَلِ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ فَقِيْلَ لَهُ بِمَ نِلْتَ هَذِهِ الْفَضِيْلَةَ قَالَ بِتَعْظِيْمِ مَوْلِدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Artinya: Diceritakan, pada zaman Amirul Mukminin Harun Ar-Rasyid ada seorang anak muda di kota Bashrah. Ia melewati batas dalam perbuatannya (ugal-ugalan), sehingga penduduk kota Bashrah menatapnya dengan pandangan merendahkan karena perbuatannya yang buruk, hanya saja jika setiap kali masuk bulan Rabiul Awal ia selalu mencuci baju yang dikenakannya, memakai wewangian, berhias diri. Ia membuat walimah dan minta agar dibacakan Maulid Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wasallam begitu dan begitulah setiap ia masuk bulan Rabiul Awal.

Baca lebih lanjut

kitab Maraqil Ubudiyah

Ketika Syeikh Nawawi Al-Bantani sedang menulis kitab Maraqil Ubudiyah yang merupakan syarah (penjelasan) kitab Bidayatul Hidayah milik Imam Ghazali, lampu beliau kehabisan minyak hingga membuat proses menulisnya terhenti. Kebetulan saat itu beliau sedang melakukan perjalanan menggunakan Haudjad (rumah-rumahan di atas unta). Beliau yang kesulitan untuk menulis kemudian berdo’a kepada Allah, jika sekiranya kitabnya ini baik dan bisa bermanfaat bagi umat, maka beliau meminta cahaya agar beliau bisa meneruskan menulis. Baca lebih lanjut

Keutamaan Makan Semangka

Diantara buah favorit Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam adalah semangka. Imam Abu Daud rahimahullah meriwayatkan:

ﻛَﺎﻥَ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ : ” ﻳَﺄْﻛُﻞُ ﺍﻟْﺒِﻄِّﻴﺦَ ﺑِﺎﻟﺮُّﻃَﺐِ ﻓَﻴَﻘُﻮﻝُ : ﻧَﻜْﺴِﺮُ ﺣَﺮَّ ﻫَﺬَﺍ ﺑِﺒَﺮْﺩِ ﻫَﺬَﺍ، ﻭَﺑَﺮْﺩَ ﻫَﺬَﺍ ﺑِﺤَﺮِّ ﻫَﺬَﺍ
“Rasulullah shallallahu alaihi wasallam-sering makan semangka disertai ruthab. Kami memecah panasnya ini (kurma muda) dengan dinginnya ini (semangka) dan dinginnya ini (semangka) dengan panasnya ini (kurma muda).” (Sunan Abu Dawud hadits no: 3836).
Baca lebih lanjut

yaa arhamar rohimin

ياأرحم الراحمين ۰۞۰ ياأرحم الراحمين
ياأرحم الراحمين ۰۞۰ فرج علی المسلمين
Wahai yang Maha Berkasih sayang lebih dari semua yang memiliki sifat kasih sayang, wahai Yang Maha Berkasih sayang lebih dari semua yang memiliki sifat kasih sayang, Wahai yang Maha Berkasih sayang lebih dari semua yang memiliki sifat kasih sayang, berilah pertolongan kepada kaum muslimin.
ياربنا ياگريم ۰۞۰ ياربنا يارحيم
أنت الجواد الحليم ۰۞۰ وأنت نعم المعين
Wahai Tuhan yang Maha Pemurah, Wahai Tuhan kami yang maha Berkasih sayang, Engkaulah Yang Maha Pemurah dan Maha berlemah lembut, dan Engkaulah Yang Maha melimpahkan kenikmatan dan Maha menolong
وليس نرجو سواك ۰۞۰ فادرك إلهي دراك
قبل الفنا والهلاك ۰۞۰ يعم دنيا ودين
Dan tiadalah kami mengharap pada selain-Mu, Maka datangkanlah Wahai Tuhan kami pertolongan-Mu dan kepedulian-Mu. Sebelum terjadinya kerusakan dan kehancuran yang menyeluruh di permukaan bumi dan agama kami.
ومالنا ربنا ۰۞۰ سواك ياحسبنا
ياذاالعلا والغنی ۰۞۰ وياقوي يامتين
Dan tiadalah yang bersama kami, wahai Tuhan kami selain-Mu wahai Yang Maha mampu mencukupi kami, wahai Yang Maha memiliki keluhuran, wahai Yang Maha Kaya, wahai yang Maha Kuat, wahai Yang Maha Dahsyat kekuasaannya.
نسألك والی يقيم ۰۞۰ العدل گی نستقيم
علی هداك القويم ۰۞۰ ولا نطيع اللعين
Kami minta kepada-Mu, Pemimpin yang menegakkan keadilan, agar kami bisa lebih melakukan istiqomah ibadah, Diatas tuntunan hidayah-Mu yang tegak dengan benar dan mulia, dan hingga kami tidak berpemimpin kepada orang yang Engkau murkai.
ياربنا يامجيب ۰۞۰ أنت السميع القريب
ضاق الوسيع الرحيب ۰۞۰ فانظر إلی المؤمنين
Wahai Tuhan kami, wahai yang maha menjawab doa dengan lebih dari apa yang diminta, Engkaulah Yang Maha mendengar dan Maha dekat, Sungguh telah sempit hal-hal yang sebelumnya luas dan menyenangkan kini telah berubah menjadi kesempitan, maka pandanglah kepada orang-orang mukmin dengan kasih sayang-Mu dan kasihanilah orang-orang yang beriman.
سالك بجاه الجدود ۰۞۰ والی يقيم الحدود
فينا ويکفی الحسود ۰۞۰ ويدفع الظالمين
Kami meminta kepada-Mu, demi wali-wali-Mu yang selalu memperbaharui keadaan, kami meminta kepada Mu Pemimpin yang menegakkan kebenaran pada kami, dan menjaga kami daripada orang-orang yang dengki dan melindungi kami dari kedholiman.
يزيل للنگرات ۰۞۰ يقيم للصلوات
يأمر بالصالحات ۰۞۰ محب للصالحي
Pemimpin yang selalu membenahi kemungkaran, melakukan shalat, pemimpin yang selalu memerintah kepada hal hal yang baik, dan mencintai orang orang yang shalih
يزيح کل الحرام ۰۞۰ يقهر کل الطغام
يعدل بين الانام ۰۞۰ ويؤمن الخالفين
Pemimpin yang selalu membenahi segala hal yang dilarang agama, dan menindas semua mereka yang berbuat dzalim, pemimpin yang adil diantara manusia, dan mengamankan serta melindungi orang orang yang dalam ketakutan dan kerisauan.
رب احينا شاکرين ۰۞۰ وتوفنا مسلمين
نبعث من الآمنين ۰۞۰ فی زمرة السابقين
Wahai Tuhan kami, jadikanlah kehidupan kami selalu jadi hamba yang bersyukur, dan wafatkanlah kami sebagai orang yang muslim, Hingga kami dibangkitkan dalam kelompok orang-orang yang aman dari siksa dan kemurkaan-Mu di dalam kelompok orang-orang yang masuk surga terlebih dahulu.
بجاه طه الرسول ۰۞۰ جد ربنا بالقبول
وهب لنا کل سول ۰۞۰ رب استجب لی امين
Demi tingginya derajat Nabi Muhammad saw, maka berkasihsayang lah wahai Tuhan kami kepada kami dengan memberikan pengabulan-pengabulan terhadap harapan-harapan kami, Dan limpahkanlah bagi kami apa-apa yang kami minta, Wahai Tuhan kami jawablah untuk kami dan kabulkanlah.
واختم بأحسن ختام ۰۞۰ إذا دنی الإنصرام
وحان حين الحمام ۰۞۰ وزاد رشح الجبين
Dan akhirilah kami dengan Husnul khotimah, bila telah dekat ajal kami, Dan telah dekat nafas kami yang terakhir, dan tambahkanlah keringat yang mengalir di dahi sebagai tanda kematian kami yang mulia (orang-orang yang ahli surga wafat dalam keahusnul khotimah itu salah satu tandanya adalah dahinya berkeringat saat dia menghembuskan nafas terakhir)
ثم الصلاة والسلام ۰۞۰ علی شفيع الأنام
والآل نعم الکرام ۰۞۰ والصحب والتابعين
Dan limpahkan sholawat dan salâm atas sang pembawa Syafa’at bagi manusia, dan atas keluarga beliau semulia mulia orang yang mulia, dan para shahabat dan tabi’in. Amiiiin Ya Rob

SYAIKH Muhammad al-Mukhtar asy-Syinqithi

SYAIKH Muhammad al-Mukhtar asy-Syinqithi menceritakan seseorang yang lemah, menderita dan dalam keadaan sempit. Ia pergi mencari nafkah untuk ayahnya. Jika ia datang membawa upah kerjanya hari itu, maka ia letakkan uang itu di atas dipan. Hal itu ia lakukan karena malu jika harus memberikannya secara langsung dengan tangannya.
Setiap kali ia meletakkan uang di depan ayahandanya, maka ayahnya selalu berdoa kepada Allah,
“Ya Allah berikanlah rizki al-Quran kepada anakku, dan jadikanlah ia sebagai ahli al-Quran.”
Demikianlah sehingga berlangsung dua puluh tahun, ia sibuk dengan pekerjannya. Hingga pada suatu hari, ketika ia pulang dari pekerjaannya, Allah berkehendak untuk mempertemukannya dengan orang alim.
Orang alim tersebut adalah seorang tokoh yang pendapat-pendapatnya menjadi pegangan orang-orang di negerinya. Orang alim itu bertanya, “Apa kegiatanmu sekarang?”
Laki-laki itu menjawab, “Seperti yang Anda lihat, saya berusaha mencari nafkah.”
Ulama tersebut berkata lagi, “Bisakah Anda menyediakan waktu untuk saya sehari dalam seminggu?”
Baca lebih lanjut

MENGAPA KURMA DI BENCI JIN DAN SETAN DAN MENGAPA NABI SAW. MEMAKANNYA DALAM HITUNGAN GANJIL

Mengapa kurma dibenci jin dan setan?

Serta mengapa Nabi SAW memerintahkan kita, mengonsumsi dalam hitungan ganjil 3. 5. 7 dan dikonsumsi makan pada pagi hari?

Dan yang paling baik makan tujuh kurma. Baik dari segi Agama dan ilmiah penjelasan atas pertanyaan ini yaitu ternyata kur ma membuahkan daya perlindungan tubuh manusia dan membuat perisai pelindung untuk tubuh manusia. Baca lebih lanjut

HIKMAHNYA DUDUK BERSAMA ORANG ALIM, WALAUPUN TIDAK MAMPU MENGHAFALKAN ILMUNYA

Dinukil dari KITAB TANBIHUL GHOFILIN karangan Abul Laist As Samarqondi ra. :
ﺗﻨﺒﻴﻪ ﺍﻟﻐﺎﻓﻠﻴﻦ ﺃﺑﻮ ﺍﻟﻠﻴﺚ ﺍﻟﺴﻤﺮﻗﻨﺪﻱ .

ﻳُﻘَﺎﻝُ ﻣَﻦِ ﺍﻧْﺘَﻬَﻰ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﻌَﺎﻟِﻢِ، ﻭَﺟَﻠَﺲَ ﻣَﻌَﻪُ، ﻭَﻟَﺎ ﻳَﻘْﺪِﺭُ ﻋَﻠَﻰ ﺃَﻥْ ﻳَﺤْﻔَﻆَ ﺍﻟْﻌِﻠْﻢَ، ﻓَﻠَﻪُ ﺳَﺒْﻊُ ﻛَﺮَﺍﻣَﺎﺕٍ
Dikatakan bahwa seseorang yang telah sampai kepada orang yang alim dan duduk bersamanya tetapi dia tidak mampu menghafalakan ilmu, maka orang tersebut mendapatkan tujuh kemuliaan :

ﺃَﻭَّﻟُﻬَﺎ : ﻳَﻨَﺎﻝُ ﻓَﻀْﻞَ ﺍﻟْﻤُﺘَﻌَﻠِّﻤِﻲﻥَ .
1. mendapatkan keutamaan orang-orang yang belajar.

ﻭَﺍﻟﺜَّﺎﻧِﻲ : ﻣَﺎ ﺩَﺍﻡَ ﺟَﺎﻟِﺴًﺎ ﻋِﻨْﺪَﻩُ ﻛَﺎﻥَ ﻣَﺤْﺒُﻮﺳًﺎ ﻋَﻦِ ﺍﻟﺬُّﻧُﻮﺏِ ﻭَﺍﻟْﺨَﻄَﺄِ .
2. selama masih duduk bersama orang alim maka dia tercegah dari melakukan dosa dan kesalahan.

ﻭَﺍﻟﺜَّﺎﻟِﺚُ : ﺇِﺫَﺍ ﺧَﺮَﺝَ ﻣِﻦْ ﻣَﻨْﺰِﻟِﻪِ ﺗَﻨْﺰِﻝُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﺔُ
3. ketika keluar dari rumahnya maka rahmat turun kepadanya.

ﻭَﺍﻟﺮَّﺍﺑِﻊُ : ﺇِﺫَﺍ ﺟَﻠَﺲَ ﻋِﻨْﺪَﻩُ، ﻓَﺘَﻨْﺰِﻝُ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢُ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﺔُ، ﻓَﺘُﺼِﻴﺒُﻪُ ﺑِﺒَﺮَﻛَﺘِﻬِﻢْ .
4. ketika dia duduk disamping orang alim kemudian rahmat turun kepada mereka maka dia pun mendapatkan rahmat sebab berkah mereka.

ﻭَﺍﻟْﺨَﺎﻣِﺲُ : ﻣَﺎ ﺩَﺍﻡَ ﻣُﺴْﺘَﻤِﻌًﺎ ﺗُﻜْﺘَﺐُ ﻟَﻪُ ﺍﻟْﺤَﺴَﻨَﺔُ .
5. selama masih mendengarkan maka ditulis kebaikan baginya.

ﻭَﺍﻟﺴَّﺎﺩِﺱُ : ﺗَﺤُﻒُّ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢُ ﺍﻟْﻤَﻠَﺎﺋِﻜَﺔُ ﺑِﺄَﺟْﻨِﺤَﺘِﻬَﺎ ﺭِﺿًﺎ ﻭَﻫُﻮَ ﻓِﻴﻬِﻢْ .
6. mereka dikepung malaikat dengan sayap-sayapnya dan orang tersebut juga bersama mereka.

ﻭَﺍﻟﺴَّﺎﺑِﻊُ : ﻛُﻞُّ ﻗَﺪَﻡٍ ﻳَﺮْﻓَﻌُﻪُ، ﻭَﻳَﻀَﻌُﻪُ ﻳَﻜُﻮﻥُ ﻛَﻔَّﺎﺭَﺓً ﻟِﻠﺬُّﻧُﻮﺏِ، ﻭَﺭَﻓْﻌًﺎ ﻟِﻠﺪَّﺭَﺟَﺎﺕِ ﻟَﻪُ، ﻭَﺯِﻳَﺎﺩَﺓً ﻓِﻲ ﺍﻟْﺤَﺴَﻨَﺎﺕِ
7. setiap langkah kakinya yang diangkat dan diletakkan maka menjadi penghapus bagi dosa-dosa, pengangkat derajat dan tambahan kebaikan baginya.

ﺛُﻢَّ ﻳُﻜْﺮِﻣُﻪُ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﺑِﺴِﺖِّ ﻛَﺮَﺍﻣَﺎﺕٍ ﺃُﺧْﺮَﻯ : ﺃَﻭَّﻟُﻬَﺎ : ﻳُﻜْﺮِﻣُﻪُ ﺑِﺤُﺐِّ ﺷُﻬُﻮﺩِ ﻣَﺠْﻠِﺲِ ﺍﻟْﻌُﻠَﻤَﺎﺀِ
Kemudian Allah memuliakannya lagi dengan enam kemuliaan yang lainnya:

1. Allah memuliakannya dengan cintanya melihat majlisnya ulama’

ﺍﻟﺜَّﺎﻧِﻲ : ﻛُﻞُّ ﻣَﻦْ ﻳَﻘْﺘَﺪِﻱ ﺑِﻬِﻢْ، ﻓَﻠَﻪُ ﻣِﺜْﻞُ ﺃُﺟُﻮﺭِﻫِﻢْ ﻣِﻦْ ﻏَﻴْﺮِ ﺃَﻥْ ﻳَﻨْﻘُﺺَ ﻣِﻦْ ﺃُﺟُﻮﺭِﻫِﻢْ ﺷَﻲْﺀٌ .
2. setiap orang yang mengikuti mereka (ulama’) maka baginya pahala sebagaimana pahala mereka tanpa dikurangi sedikitpun dari pahala mereka.

ﻭَﺍﻟﺜَّﺎﻟِﺚُ ﻟَﻮْ ﻏَﻔَﺮَ ﻟِﻮَﺍﺣِﺪٍ ﻣِﻨْﻬُﻢْ ﻳَﺸْﻔَﻊُ ﻟَﻪُ .
3. jika salah seorang diantara mereka diampuni maka bisa memberikan syafa’at kepadanya.

ﻭَﺍﻟﺮَّﺍﺑِﻊُ : ﻳُﺒَﺮِّﺩُ ﻗَﻠْﺒَﻪُ ﻣِﻦْ ﻣَﺠْﻠِﺲِ ﺍﻟْﻔُﺴَّﺎﻕِ .
4. hatinya menjadi dingin dari majlisnya orang-orang fasik.

ﻭَﺍﻟْﺨَﺎﻣِﺲُ : ﻳَﺪْﺧُﻞُ ﻓِﻲ ﻃَﺮِﻳﻖِ ﺍﻟْﻤُﺘَﻌَﻠِّﻤِﻲﻥَ ﻭَﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤِﻴﻦَ .
5. masuk kedalam jalannya para pelajar dan orang-orang sholih.

ﻭَﺍﻟﺴَّﺎﺩِﺱُ : ﻳُﻘِﻴﻢُ ﺃَﻣْﺮَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
6. menegakkan perintah Allah ta’ala.

ﻫَﺬَﺍ ﻟِﻤَﻦْ ﻟَﻢْ ﻳَﺤْﻔَﻆْ ﺷَﻴْﺌًﺎ، ﻭَﺃَﻣَّﺎ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻳَﺤْﻔَﻆُ ﻓَﻠَﻪُ ﺃَﺿْﻌَﺎﻑٌ ﻣُﻀَﺎﻋَﻔَﺔٌ
” Ini semua adalah bagi orang yang tidak menghafal ilmu sedikitpun, adapun bagi orang yang menghafal ilmu maka baginya kemulia’an yang berlipat ganda”.

اللَّهُمَّ صَلِّ وسَلِّم وبَارِك عَل
ى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، الفاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ، والخاتِم لِمَا سَبَقَ، نَاصِرِ الحقِّ بَالحَقِّ، والهادي إلى صِرَاطِكَ المُسْتَقِيمِ، صلَّى اللهُ علَيهِ وآلِهِ وصحبِهِ، حَقَّ قَدْرِهِ ومِقْدَارِهِ العَظِيم